Peninjau

Rabu, 06 Mei 2020

KEUTAMAAN AYAT-AYAT AL QURAN (Lanjutan 2)


بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على اشرف الانبياء
والمرسلين سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين. أما بعد
Lanjutan 2
Kita lanjutkan kembali bahasan kita.
Diantara keistimewaan S. Al-Qadr juga adalah :
- Barang siapa menulis S. Al-Qadr beserta menulis nama seseorang dan nama ibunya di secarik kain dari pakaian seseorang dengan menggunakan tinta Za'faron, kemudian kain tersebut ia lipat  lalu ia letakkan di dada orang itu dalam keadaan sedang tidur, maka sesungguhnya ia akan diberitahu semua yang sudah diperbuatnya sepanjang umurnya. Kain tersebut harus diletakkan di dada ketika seseorang itu sedang tidur terlelap, baik laki-laki maupun perempuan .
- sebagian ulama telah berkata :
ان من قرأها ستا وثلاثين مر ة على ماء ورش به ثوبا جديدا ولبسه لم يزل فى سعة رزق ما دام الثوب عليه
Sesungguhnya orang yang membaca S. Al-Qadr 36 x pada air, dan air itu ia percikkan pada baju yang baru, lalu baju baru tersebut ia pakai, maka dia akan selalu ada dalam kelapangan rizki selama baju baru tersebut melekat di tubuhnya.
- ada sebuah tulisan seorang ulama yang menerangkan begini :
ان من قرأ سورة القدر وسورة الإخلاص عشر مرات على ماء طاهر ونضح به ثوبا جديدا لم يزل لابسه فى ارغد عيش ما دام الثوب عليه
Sesungguhnya orang yang membaca S.Al-Qadr dan S. Alikhlas 10 x pada air yang suci, kemudian air tersebut ia percikan pada baju yang baru, maka orang yang memakai baju tersebut akan senantiasa berada dalam kehidupan yang nyaman selama baju tersebut melekat di tubuhnya.
- ada sebuah hadits yang berbunyi :
عن النبي صلعم أنه قال من أخذ من تراب القبر حال الدفن بيده وقرأ عليه إنا أنزلناه فى ليلة القدر سبع مرات وجعله مع الميت فى كفنه أو قبره لم يعذب ذلك الميت فى قبره
Dari Baginda Nabi saw, sesungguhnya dia telah bersabda, "Barangsiapa mengambil sebagian tanah kubur dengan tangannya ketika kubur digali, dan pada tanah yang diambilnya tersebut ia bacakan S. Al-Qadr 7 balik, lalu tanah tersebut ia letakkan bersama mayat ke dalam kain kapannya atau kuburnya, maka mayat tersebut tak akan disiksa di dalam kuburnya.
Menurut Syekh Al Syibromalasi, "Sebaiknya keadaan tanah itu adalah bukan dari kubur jika kuburnya digali /dibongkar".
Selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar